Belajar MySQL Dari Pemula Sampai Mahir

Ini adalah seri 1 dari serangkaian tutorial bertajuk “Seri MySQL“.
Mudah-mudahan seri ini akan membuka jalan ke seri-seri lainnya yang saya rencanakan, InsyaAllah!

Di posting tentang menginstall dan menggunakan XAMPP/LAMPP yang lalu, kita pasti sudah mengerti bagaimana menjalankan LAMPP. Jika belum, ada baiknya anda membaca dulu posting tersebut.

Sekelumit Tentang MySQL

MySQL yang sekarang sedang dijalankan LAMPP adalah MySQL edisi free, untuk penggunaan non-komersial. MySQL sendiri sudah dikembangkan sejak tahun 1979, kira-kira sama usianya dengan saya. Mulai menjadi proyek free sejak tahun 1996.

Singkatnya, MySQL selain free memiliki keunggulan-keunggulan berikut ini:

  • Cross Operating System
    MySQL tersedia untuk banyak platform sitem operasi, mulai Linux, Windows, FreeBSD, UNIX, dll.
  • High Speed
    Sejak awal, MySQL diranjang untuk penggunaan yang intensif dan berkecepatan tinggi. Sesuai sekali untuk lalu lintas traffic internet yang kian hari kian padat.
  • Mendukung Berbagai Engine.
  • Dan keunggulan lainnya yang dapat disimak di website resmi-nya.

MySQL dipaketkan dalam dua jenis paket yang berbeda. MySQL server yang berfungsi sebagai basis server untuk membuat dan menyimpan database. Dan MySQL client untuk berhubungan dengan servernya. Salah satu frontend client yang populer dan berbasis browser adalah PHPMyAdmin.

Perintah-perintah MySQ

Perintah-perintah MySQL adalah perintah-perintah dalam bahasa SQL (Structured Query Language). Perintah-perintah ini semuanya dalam frase kata Bahasa Inggris yang gampang dimengerti manusia.

Perintah-perintah (SQL) ini umumnya dituliskan dalam huruf besar.
Misalkan CREATE, ALTER, DROP atau SHOW.

Sebelum menjalankan SQL, kita harus menghubungi MySQL server terlebih dahulu. Pastikan LAMPP sudah berjalan. Jika belum, mari jalankan LAMPP.

/opt/lampp/lampp start

Lalu kita menghubungi MySQl server,

/opt/lampp/bin/mysql -h localhost -u root

Perintah di atas akan menjalankan mysql client dan menggunakan parameter -h localhost (alamat mysql host) dan -u (nama pengguna) root untuk berhubungan dengan MySQL server. Jika MySQL server kita telah memiliki password, kita menambahkan parameter -p yang meminta MySQL (client) menanyakan password.

Untuk pengguna windows, alamatnya adalah:

c:xamppmysqlbinmysql -h localhost -u root

Catatan:
Di windows ada cara mudah agar anda hanya perlu memanggil mysql tanpa full path-nya, misalnya c:mysql saja.
Caranya adalah, klik kanan ikon MyComputer >> Properties , tekan tombol Environtment. Klik dan edit bagian path.
Seperti ini:

Jika sudah terhubung, kita akan disambut Welcome Message dengan prompt:

Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or g.
Your MySQL connection id is 2
Server version: 5.0.51 Source distribution

Type ‘help;’ or ‘h’ for help. Type ‘c’ to clear the buffer.

mysql>

Berikut ini adalah daftar perintah-perintah yang umum digunakan sehari-hari untuk memanipulasi database:

CREATE
Artinya (Bahasa Indonesianya!) adalah membuat. Fungsinya, untuk membuat sebuah database.
contohnya:

CREATE DATABASE latihan;

Perhatikan tanda titik koma di akhir perintah. Tanda ini memberitahukan bahwa kita telah selesai memberi perintah dan MySQL boleh menjalankan perintah. Jika anda tidak memberi tanda titik koma, maka MySQl akan menunggu input selanjutnya sampai anda memberi tanda titik koma.

DROP
Artinya menghapus (tekstual: menjatuhkan). Fungsinya untuk menhapus database.
contohnya:

DROP DATABASE latihan;

SHOW
Artinya tampilkan. Fungsinya untuk menampilkan daftar database-database (DATABASES) yang tersimpan di server.
contoh:

SHOW DATABASES;

Setelah membuat database, kita pasti akan menambahkan data ke dalamnya. Data-data dalam sebuah database disimpan dalam kelompok-kelompok data terstruktur yang disebut tabel. Satu database bisa memiliki tabel dalam jumlah tak terbatas.

SHOW TABLES;

Di dalam tabel, data disimpan dalam satu baris yang disebut field. Setiap field memiliki nilai dan argument-argument yang masing-masing disimpan dalam sebuah kolom.
Untuk jelasnya, perhatikan ilustrasi berikut ini.

Membuat Tabel
Sebagai contoh, kita akan membuat sebuah tabel di dalam databse latihan. Nama tabel-nya adalah categories. Tabel categories memiliki dua field, id dan cat.

Field id dengan jenis INT (integer) dengan ukuran 10. Bersifat auto_increment (bertambah dan diisi otomatis), NOT NULL (tidak boleh kosong) serta di pakai sebagai PRIMARY KEY (kunci peng-indeks-an).

Field cat dengan jenis VARCHAR dengan ukuran 20.

mysql > CREATE TABLE categories (id INT(10) NOT NULL auto_increment,
cat VARCHAR(20) default ‘Uncategorized’,
PRIMARY KEY (id) )
TYPE=MyISAM;

Hasilnya seperti ini:

Catatan: Posting ini sebenarnya belum selesai, masih banyak yg harus ditambahkan. Mudah-mudahan di waktu lainnya bisa saya selesaikan.

Leave a Reply