Archive | Budaya Sasak

Gawe Rapah – Demokrasi Orang Sasak

Bagi masyarakat suku Sasak Lombok, hubungan rakyat dengan pemimpinnya harus dilandaskan pada prinsip sebumbung (menjaga), sewirang (membela) dan sejukung ( bersama-sama). Bila rakyat merasa pemerintah telah melaksanakan kebijakan yang keliru, ada sebuah forum tempat mereka leluasa menyampaikan aspirasi dan kritik. Pemimpin wajib mendengar mereka jika tidak ingin mendapat sanksi adat.

Kesenian Sasak Gendang Lasuang Kayu

Kesenian yang tumbuh dan berkembang sekelompok masyarakat merupakan salah satu unsur yang menunjang keberadaan suatu budaya, kesenian tidak pernah berdiri lepas dari masyarakat sebagai salah satu yang penting dari kebudayaan. Kesenian adalah merupakan kreatifitas dari kebudayaan itu sendiri ( Umar Khayam 1981 : 39). Kesenian tradisional menjadi suatu sarana komunikasi

Wayang Sasak dan Nasib Pelestariannya

MESKIPUN harus bersaing dengan tayangan hiburan di televisi hingga pentas musik, pagelaran wayang kulit masih menjadi tontonan yang menarik dan ditunggu-tunggu bagi sebagian besar masyarakat di pulau Lombok, NTB. Mereka bahkan rela begadang hingga pagi untuk menikmati kisah-kisah pewayangan. Sayang, kepedulian para pihak yang tidak mendukung proses regenerasi, membuat sulit